Pemenang lotere berbicara tentang bagaimanapun juga beruntungnya mereka, namun apakah mereka tahu berpikir bahwa lotere adalah permainan keberuntungan? Kebanyakan orang beriktikad bahwa memenangkan lotere adalah solusi akhir untuk semua masalah keuangan mereka & jawaban akhir buat semua masalah itu. Tetapi, dalam beberapa kasus, pemenang lotere memiliki pengalaman nun berlawanan. Meski sedang beruntung bisa membela lotere, di lalu hari, mereka tak terlalu ingin menyayat tiket dan menebusnya. Sebaliknya, mereka merasa tidak puas dengan hidup mereka serta memutuskan untuk tidak menggunakan uang kemajuan tersebut untuk mengambil tiket lotere lain bagi diri itu sendiri.

Menarik buat dicatat bahwa beberapa orang mengutuk lotere, provisional yang lain tak terlalu peduli apakah mereka menang / tidak. Sepertinya itu hanya takut menyibukkan menginvestasikan semua uang itu lagi. Faktanya, banyak diantara kita mengutuk nun dilihat Willie olehkarena itu mereka berpikir sangat mereka memenangkan jackpot, mereka akan terjebak dengannya selamanya.

Tersedia sejumlah alasan bertentangan mengapa orang menyembur lotre. Salah wahid alasannya adalah sulit untuk melacak semata tiket yang unggul. Ketika Anda melakukannya, Anda menjadi terobsesi dan sulit tilam di malam perian atau membuat prosesi pagi Anda. Data hongkong lain adalah bahwa memenangkan lotere memproduksi orang sengsara dan mereka menjadi amat bergantung padanya guna memenuhi kebutuhan. Ketergantungan ini menyebabkan banyak sekali masalah dikategorikan perceraian dan penyalahgunaan zat.

Kutukan orang-orang yang keras kepala tidak terbatas di dalam keinginan; Ini pula digunakan untuk menunjukkan orang-orang yang kehilangan banyak uang dalam lotere juga. Banyak orang yang kehilangan uang dalam total besar karena lotre menjadi depresi serta kesulitan menghadapi kehidupan. Yang lain merampus permainan itu dan berharap mereka mampu kaya lain periode.

Dalam drama “The Night Before Christmas”, karakter menampilkan pidato dramatis di mana salah satu karakter mengatakan permainan tersebut sangat mudah, seluruh orang harus kalah – tetapi bukan ada yang melakukannya. Dalam contoh lain, salah satu watak, Bob Harrell, amat bersemangat memenangkan lotere sehingga dia merebut setiap tiket lotere di buku. Di babak ketiga playbill, karakter Frank Rich membeli mobil dengan kemenangan dari kemenangan sebelumnya. Beberapa orang-orang percaya bahwa Billie Bob Harrell sesungguhnya dinamai menurut penjual tirai terkenal Bob Harrell.

Seperti nun Anda lihat, kutukan willie-koo telah tersedia sejak lama. Walaupun mungkin ada benarnya masalah ini, belum tentu benar kalau semua pemenang lotere bahagia. Banyak diantara kita mungkin dikutuk oleh sajian atau mungkin jadi kecanduan untuk unggul. Terlepas dari itu, intinya masih real bahwa pemenang memiliki kutukan yang kudu dihadapi saat tersebut memasuki dunia uang dan kemakmuran. Bila Anda akan bermain lotre, sebaiknya persiapkan diri Anda terlebih dahulu. Ketahui kesangkilan dan keterbatasan Kamu.

You may also like